Sabtu, 03 Maret 2018

Bagaimana sih memelihara Al Quran?

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh!
Untuk artikel pertama saya di blog ini, saya akan berbagi ilmu tentang bagaimana cara memelihara Al-Quran?
Image result for Al Quran
Sebelum kita membahas hal tersebut, kita sebagai umat muslim pasti sudah memahami jika Al - Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Atas izin Allah Rasulullah SAW menyelesaikan masalah yang beliau hadapi dengan Al - Quran.
Bagaimana Al-Quran bisa sampai kepada Rasulullah SAW?
Al-Quran sampai kepada Rasulullah berupa musaf (lembaran - lembaran).Kemudian mengapa pada saat itu belum terbukukan? :

  1. Masyarakat muslim pada masa Rasulullah SAW mayoritas berbangsa Arab yang memiliki daya hafal yang kuat, cerdas, dan sangat tajam daya tangkapnya.
  2. Rasulullah SAW masih hidup, sehingga apapun persoalannya masih dapat dibicarakan dengan beliau secara langsung.
  3. Belum adanya alat tulis yang memadahi.
  4. Rasulullah SAW melarang menulis selain Al-Quran.
Bagaimana pada masa Rasulullah memelihara Al-Quran meskipun Al-Quran terjaga keasliannya untuk selamanya?
Pada awalnya, bagian-bagian Al-Quran yang telah diwahyukan kepada Rasulullah SAW dipeliharann dalam hafalan beliau, kemudian disampaikan kepada para sahabat. kemudian sahabat Rasulullahh melakukan hal yang sama dan dilanjutkan kepada sahabat yang lainnya. Banyak upaya yang dilakukan Rasulullah untuk merangsang daya ingat para sahabatnya untuk menghafalkan Al-Quran, diantaranya yang terekam pada hadist yang diriwayatkan oleh Uthman bin Affan bahwa Raulullah bersabda: "yang terbaik diantara kamu adalah mereka yang memepelajari Al-Quran dan kemudian mengajarkannya." Diantara sahabat yang hafal Al-Quran ketika Rasulullah SAW masih hidup adalah : Abdullah bin Mas'ud, Salim bin Ma'qil, Mu'ad bin Jabal, Ubai bin Ka'ab, Zayd bin Thabit,Abu Zayd bin Sakan al-Ansari, dan Abu Darda'.

Cara kedua dalam upaya pemeliharaan Al - Quran pada masa Rasulullah adalah dengan cara penulisan. Cara ini dapat diperoleh dari kisah masuk Islamnya Umar bin Khattab. Umar masuk Islam pada waktu empat tahun menjelang hijrahnya Rasulullah ke Madinah. Diceritakan bahwa ketika Rasulullah berada di rumah sahabat al-Arqam ibn Abi al-Arqam, Umar telah bertekad untuk membunuhnya. Tetapi ketika berada di tengah jalan, ia diberi kabar oleh seorang temannya bahwa adik kandung, adik ipar, dan keponakannya telah masuk Islam. Mendengar berita tersebut, Umar menunda niatnya untuk membunuh Rasulullah, dan segera bergegas menuju ke rumah dik perempuannya. Di rumah adiknya itu berkumpullah beberapa muslim yang sedang membaca Al Quran surat ke 20 dari sebuah sahifah.Terjadi pertengkaran yang sengit antara Umar dan kedua adiknya, bahkan adik perempuan Umar terluka bercucuran darah. Keadaan demikian tidak melunturkan iman kedua adiknya, bahkan semakin kokoh. Justru Umarlah yang tersentuh hatinya melihat keadaan adiknya tersebut. dan kemudian ia meminta lembaran sahifah itu. Dan selanjutnya, Umar mengungkapkan keimanannya kepada risalah yang dibawa oleh Rasulullah.

Kita sebagai umat muslim harus ikut serta dalam pemeliharaan Al - Quran, sebab Al-Quran merupakan pedoman hidup kita.

Semoga apa yang saya bagikan bermanfaat! Wassalamualaikum Warhmatullah Wabarokatuh :)

Zuhdi Achmad, 2014, Studi Al Quran,Surabaya,UINSA Press

0 komentar:

Posting Komentar